Adu hebat Castinger, Cepleker dan Dasaran

Alkisah, disuatu malam di sebuah basecamp tempat para pemancing berkumpul terjadilah suatu perdebatan kecil antara pemancing barramundi (cepleker) – Sebeh, pemancing Dasaran (landbase)-Dhe Hengky dan pemancing Casting (castinger)-om Hus.

Sebenarnya awalnya Hanya masalah kecil tapi lama kelamaan menjadi perdebatan sengit :

Sebeh   : sebenernya pemancing terhebat adalah para cepleker.

Dhe H : ups… Santai bro… Santai.. Kok ente bilang gitu alasanya apa nih? Pemancing terhebat adalah pemancing dasaran

Om Hus.  : weiiits kok enak banget bro… Dasarnya apa njenengan bilang gitu… Pemancing terhebat ya para castinger dooong..

Sebeh.     : oooow… Tidak bisa…!!! Pemancing terhebat tetep para cepleker. Apa ada pemancing lain sesabar cepleker?? He..!!!?

Dhe H. :lha sampeyan mau mancing apa mau sabar sabaran ? Pemancing hebat adalah pemancing dasaran, semua ikan bisa kita naikkan

Om Hus :bentar brooo njenengan mau sabar sabaran atau mau banyak banyakan cari ikan? Mending pake jaring kan dapatnya banyak. Pokoknya pemancing terhebat adalah para castinger. Bisa dapat ikan tanpa umpan beneran.

Situasi ini semakin panas hingga akhirnya..

Sebeh.   : gak bissaaaaaa !!!!  Ayo kita adu siapa diantara kita yang terhebat….

Dhe Heng: oke.. Siapa takuuut

Om Hus. ; oke…

Akhirnya mereka bertiga menuju ke sebuah pantai yang memang terkenal banyak ikan nya… Dan untuk lebih adil, didatangkanlah seorang Juri dari komunitas mancing Rucah Mania. Namanya Ayah Dimas.

Ayah     : peraturan mancing ini bebas, hanya 1 syarat saja, dapat Hasil terbesar dan terberat. Itulah juaranya

Sebeh.  : okeh..

Dhe H. : yupp

Om Hus: hooh

Akhirnya ketiga pemancing itupun mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi kebutuhannya, sebeh menyiapkan udang putih hidup sebagai umpannya. Dhe H menyiapkan umpan apapun yang ada, cacing laut, potongan ikan, udang tenger, dll. Sementara Om Hus menyiapkan beberapa jenis minow andalannya.

Dan tibalah waktu perlombaan

Ayah.   : persiapan lempar… Satuuuuu, duaaaaaa, tigaaaaaaa….

Gak perlu waktu lama dhe H merasakan sebuah tarikan ikan diujung jorannya. Ngeeek ngeeeek joran langsung melengkung

Dhe H.  : hahahaha enaknyaaaa….. Mana yang mengaku pemancing hebat hahahaha gini lho mancing itu….. (Sambil memamerkan cara menarik ikan dengan joranya) . alhasil seekor ikan kakap merah  sebesar 9,8kg bisa dinaikkan ke bibir pantai.

Ditengah kegembiraan dhe H tiba tiba ngeeeeek nggeeeeeeeek ngeeeeek maaad

Gantian om Hus merasakan jorannya ditarik seekor ikan besar. Rel nya langsung berderit kencang pertanda seekor ikan dengan tenaga kuatnya mencoba melepaskan diri dari joran om Hus.

Om Hus.  : ini nih…. Yang dinamakan Ikaaaan…,  woooow… Strike maaad, (sambil memamerkan cara meretrieve ikan ke arah Dhe H dan Sebeh. )

Tak berapa lama ikan pun kalah… Alhasil seekor ikan tengiri seberat 10 kg berhasil dinaikkan ke bibir pantai.

Ayah.  : smentara om Hus unggul, selisih 200 gram  dengan dhe H.  Waktu untuk sebeh kurang 30menit lagi.

Sebeh.    : waduuuh kacau nih… Waktu jalan terus gak ada ikan yang makan umpanku… (Terlihat wajahnya semakin pucat)  berulang kali umpannya dilempar dengan harapan ada ikan yang tertarik…  Hingga menit terakhir tiba tiba umpannya dimakan seekor ikan.

Sebeh.   : strike bro…. Teriaknya lemas… ( Sambil menggulung senar, karena dia tahu yang makan umpannya seekor ikan kecil)

Dhe H.   : hahahaha iwak peyek… Iwak peyek… Iwak peyek yang makan umpanmu…

Om Hus: wkwkwkw katanya pemancing hebaaaat…  Itu mah ikannya paling sebesar eek nya ikanku hahahaha

Sebeh.    : biarin aja… Kecil gak papa yang penting gak boncos… (Dengan mimik muka manyun nya…)  sambil terus menarik ikan yang didapatnya.

Dan benar saja, seekor ikan barramundi sebesar 3/jari orang dewasa berhasil dinaikan..

Semua Yang melihat tertawa terpingkal pingkal…. Begitu pula Dhe H dan om Hus. Tetapi disaat yang lain sedang tertawa, ikan kecil yang masih nyantol di mata kail sebeh tadi tiba tiba ada yang menyambar dan menariknya lagi ke laut. Entah ikan apa… Yang jelas ikan besar…  

Sebeh.  : brooooo strike broooo… Bantuin aku bro…… Aku gak kuat bro….!!!

Dhe H  : siaaap. Aku pegang bendrong nya beh….

Om Hus: siaapbeh… Aku pegang badannya sampeyan…

Ketiga pemancing itupun saling bergantian jatuh, demi mempertahankan ikan buruannya supaya tidak lepas.

Setelah melalui pertarungan yang sengit, akhirnya ketiga pemancing itupun berhasil menaikkan seekor ikan kerapu yang sangat besar. Dengan bobot lebih dari 20 kg. Sebuah perjuangan yang melelahkan.

Hingga ayah dimas memutuskan

Ayah.   : dan pemenangnya  adalah….   Seb…. 

Sebeh.   : stoooooop… Gak ada pemenangnya, pemenangnya adalah kita semua. Gak ada pemancing yang hebat… Yang hebat adalah pemancing yang mau menjaga egonya menganggap dirinya sebagai pemancing hebat.

Akhirnya mereka bertiga pulang bersama sama… Kembali bercanda seperti sedia kala…

 

(Cerita ini terkhusus buat seluruh member of Rucah Mania Semarang)

mm

Rucah Mania

Asli wong Semarang :) :)

4 thoughts on “Adu hebat Castinger, Cepleker dan Dasaran

  • August 31, 2016 at 6:36 am
    Permalink

    Ora mungkin ….ono sing entuk gede pasti mungsohnya berdoa …pedoto,pedoto,smoga putus senarnya …tesssss…tessss…
    Weeeeeeekkkkk …

    Reply
  • August 31, 2016 at 11:32 am
    Permalink

    jous tenan keakrabannya….siiipppppp

    Reply
  • August 31, 2016 at 11:34 am
    Permalink

    jouuuss Tenan keakrabannya jos

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login


Username
Create an Account!
Password
Forgot Password? (close)

Register


Username
Email
Password
Confirm Password
Want to Login? (close)

forgot password?


Username or Email
(close)