Belajar Teknik Casting dengan spoon.

Semangat Pagi Teman teman Rucah mania, semoga semangat kita tetap terjaga terus. Seperti halnya semangat saya dalam mengisi artikel artikel di web kita ini.

Bukan bermaksud menggurui, bukan merasa sok paling bisa, bukan merasa yang paling hebat dll. Akan tetapi eman eman rasanya kita punya pengalaman meskipun sedikit, senang rasanya bila kita bisa berbagi. Siapa tahu informasi ini berguna bagi teman teman baru, yang lagi ingin belajar casting tapi malu untuk bertanya.

Oke kita Mulai tipis tipis dulu ya…

Pengertian Teknik Casting: teknik casting, yakni mancing dengan teknik melemparkan umpan tiruan (umpan palsu) atau dalam bahasa inggris sering disebut ” artificial lure”, setelah dilempar kemudian ditarik agar umpan bergerak dan menimbulkan gaya tersendiri (action) yang menarik perhatian ikan untuk menyambarnya.
sederhananya, teknik mancing lempar gulung. Jangan Putus terus lempar saja umpan umpan yang kita miliki. karena prinsip menjadi seorang castinger adalah “RAJIN UNCAL PANGKAL NGEK..”

teknik casting ini bisa diaplikasikan di empang, tambak, sungai, kolam atau muara sungai, pinggiran pantai, tebing karang, laut, dan lain-lain. Jika kita ingin Mancing menggunakan teknik Casting dengan memakai umpan spoon dengan target ikan tengiri tentunya, maka pertama tama yang bisa (tidak harus) kita siapkan adalah Piranti kita atau sarana kita untuk ‘bertempur’.  Mancing tidak perlu dengan Piranti yang Mahal, akan tetapi Biasanya Piranti dengan kualitas bagus memang harganya Mahal.

Hal-hal yang perlu disiapkan untuk memulai mancing teknik casting antara lain :

1. JORAN/ROD
joran yang biasa dipakai untuk mancing casting di sungai-sungai, atau kolam biasanya menggunakan joran yang panjangnya 150-210 cm, biasa berukuran 10-20 lbs sudah lebih dari cukup (kecuali target berukuran monster, 2 kilo up, sangat memungkinkan penggunaan joran dengan rating line 30 lbs keatas), untuk wilayah yg luas seperti muara ataupun pantai (laut), biasanya joran panjang 180-300cm akan lebih efektif, karena pada lokasi2 tersebut memerlukan jarak lemparan yg jauh.

Selama ini pengalaman saya menggunakan teknik casting, Saya menggunakan Joran 8-16 lbs dan  spoon sebagai umpannya, dengan ikan Target adalah Ikan Tengiri, walaupun kenyataannya kadang Ikan Predator lain bisa jadi ikut “menyambar”, seperti halnya Barracudda, Jolong, Tongkol, Talang talang, Jenaha, dll.

Ikan Yang bisa tergoda dengan umpan spoon (doc foto by Om Hus)
Ikan Yang bisa tergoda dengan umpan spoon

2. Reel

Bisa menggunakan reel Jenis spinning atau baitcasting, untuk casting di area seperti sungai, empang, tambak, Reel yang dipakai bisasanya menggunakan ukuran 1000-4000 (makin besar reel, makin besar kapasitas line maka makin berat pula reel), dengan ukuran ini selain tidak memerlukan senar/benang yang begitu panjang, dengan reel ukuran tersebut piranti akan terasa ringan dan seimbang dengan jorannya. Akan tetapi Untuk laut dianjurkan reel menggunakan ukuran 3000 keatas.

Pengalaman saya dalam melakukan teknik casting dengan umpan spoon ini saya memilih Reel yang ‘kuat’. akan tetapi dengan harga yang tidak terlalu Mahal. Bukan bermaksud promosi Reel, Saya menggunakan Rell Penn Sargus 2 ukuran 4000. Ratio 6:2:1 dan sudah lumayan terbukti kualitasnya. Karena saat ini reel tersebut yang bisa saya miliki. Meski banyak reel reel dengan ukuran dan ratio yang sama dari produsen reel lainnya.

3. PE / Senar / Benang

Senar atau benang yang banyak digunakan untuk casting di kolam, sungai, empang, dan air tawar lainnya biasanya berukuran diameter 0.23-0.35mm untuk monofilament dan untuk benang braided atau PE bisa menggunakan ukuran 15 – 20 lbs, braided sering menyebut juga dengan benang PE 1, PE 1,5 atau PE 2 (PE 1= 10 lbs, PE 2=20 lbs, dst) dengan kekuatannya masing-masing. pemilihan ini tergantung kemampuan kantong pemancing, tidak ada batasan ideal, monggo terserah, tapi kalau memang ada dana lebih bisa menggunakan benang PE yang tentunya berukuran lebih kecil tapi kekuatannya lebih besar dibanding menggunakan senar, pada saat melempar umpan juga lebih “smooth”. casting pada air asin juga hampir sama, mono oke, PE yes, tinggal disesuaikan dengan luas area dan target ikan.

Pengalaman saya, selama ini saya sudah menggunakan beberapa merk PE akan tetapi saya akhirnya jatuh hati dengan PE merk Jigman dan castman, ukuran 1,5 multi colour.  cukup untuk menaikkan Ikan Tengiri di sekitar perairan Pantura. Rekor saya Pribadi menaikkan Tenggiri ukuran 8,7 kg dengan PE ini.

Doc. foto Om Hus
Doc. foto Om Hus

4. Spoon

PicsArt_05-21-12.50.32
Spoon Markonyeh 54 gr

Faktor penggunaan spoon ketika mancing tenggiri menggunakan teknik casting yaitu karena murah meriah. Dengan semakin banyaknya produk handmade dengan harga ekonomis kita sudah bisa mendapatkan spoon. Yang kedua karena yaitu cara retrievenya yang cenderung mudah, hanya ditarik seperti biasa sesuai selera dan kemampuan.

Berdasarkan pengalaman saya, memang cara kita me retreive  / menggulung rel berbeda beda cara tergantung dengan mood sang predator makan. Akan tetapi yang sering saya gunakan adalah dengan teknik Full Speed. Dengan kecepatan tinggi kita memutar handle reel. Kadang juga dengan Medium Speed dan pernah juga dengan slow speed baru Ikan Tengiri mau merespon.

5. Rangkaian

Untuk pemasangan rangkaian, semua tergantung selera dari pemancing, biasanya dari paling bawah Treble ( Mata Pancing bermata 3) – Split ring – spoon  – spilt ring – Swevel (anting anting) – disambungkan ke senar Leader (sekitar 1-2 m tergantung selera) kadang ada beberapa angler menggunakan kawat neklin. Namun sebenarnya penggunaan neklin akan mempengaruhi action daripada spoon tersebut dan membuat pergerakannya kurang maksimal. Sebaiknya gunakan rangkaian langsung, sambung dari Pe, leader dan spoon. Pengaruh selanjutnya ada pada leader, semakin kecil ukuran leader semakin besar pula kemungkinan strike. Ikan tenggiri itu termasuk ikan atas, artinya ketika strike tidak melarikan diri ke karang. Selama Pe tegang dan tidak kendur, pasti ikan bisa naik. Yang membuat putus itu biasanya kita lengah saat ikan mulai mendekati kapal. Penggunaan treble disesuaikan, jangan terlalu besar atau kecil.

IMG_20161015_072850
Rangkaian ; Treble-Split ring-spoon-split ring- swevel

Untuk spoon ukuran 28 gram saya biasa menggunakan treble nomor 1. akan tetapi misalkan treble besar membuat ikan yang sudah hook up sering mocel , sebaiknya ganti dengan treble ukuran 2.  Semakin besar ukuran spoon tidak juga targetnya akan besar. Biasanya semakin lebar spoon akan membuat cahaya yang dipentulkan jadi lebih mengkilap. Spoon biasa digunakan pada cuaca cerah (terik) dengan kondisi air sedikit keruh. Sebab tenggiri merupakan salah satu ikan sensitif, jika terlalu terang dia tidak mau makan. Tapi kalau air bening, lebih cocok pakai lure minnow dengan warna alami. Kalau pemancing mau cari gampang, pakai spoon. Karena cara aman untuk bisa mendapatkan sambaran tenggiri yaitu menggunakan spoon. Kalau arus kencang sangat dianjurkan ukuran spoon harus berat. supaya spoon lebih cepat turun tidak terlalu terbawa arus. ( baca tulisan saya sebelumnya : Mengenal jenis Spoon Markonyeh )

Joran-Rell-PE-Spoon sudah, tapi jangan asal lempar ya Bro… Umpan spoon sebaiknya jangan digunakan di Perairan yang dangkal (pinggir pantai) dijamin ngeek nyanthol hehehe. Gunakan saat Ngampul saja.

Semoga membantu ya Bro… Silahkan di coba. Begitu merasakan samberan Ikan target (Tengiri) wow… rasakan sensasinya…. ngeeeeeeeeer ngeeeeeeer ngeeeeeeer……

“RAJIN UNCAL PANGKAL NGEEK”

Doc Foto Om Hus
Doc Foto Om Hus

 

mm

Rucah Mania

Asli wong Semarang :) :)

2 thoughts on “Belajar Teknik Casting dengan spoon.

  • June 7, 2017 at 7:56 am
    Permalink

    Pensiun dan menceritakan pengalaman. Jos….. Jos……

    Reply
    • mm
      June 8, 2017 at 4:13 am
      Permalink

      Masak yang diceritakan pengalaman orang lain mas bro heheheheh

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login


Username
Create an Account!
Password
Forgot Password? (close)

Register


Username
Email
Password
Confirm Password
Want to Login? (close)

forgot password?


Username or Email
(close)