Trip Kewer kewer Part 2

Trip Kewer kewer kedua baru saja dilaksanakan, Para sesepuh dan Penasehat di Rucah Mania mengadakan Trip lagi yang dinamakan “Trip Kewer kewer ke-2” pada Hari Minggu tanggal 18 Juni 2017 kemarin Ke Jepara. Beranggotakan Dhe Hengky Liong, Sebeh Agus Mijet, dan salah satu Pemancing senior yang baru datang dari Negeri Jiran Singapura Dhe Agung Haryono. Untuk trip kali ini Om Hus tidak bisa ikut serta karena memang sedang ‘cuti’ mancing. sehingga posisinya digantikan oleh beberapa teman teman dari Rucah mania yang belum pernah sama sekali ke Jepara. Akhirnya diputuskan sdr Laksono dan sdr Arbi yang bisa mengikuti Trip ini.

PERSIAPAN

Semangat 45 diperlihatkan seluruh peserta sebelum berangkat, terlihat dari raut wajah Arbi & Laksono yang memang baru kali ini berangkat ke Jepara. saking semangatnya mereka Jam 20;00 WIB sudah berkumpul di Basecamp padahal jam berangkat masih sekitar 4 Jam lagi. Jam 21:00 bersama sama menuju rumah Om Hengky Liong, Kemudian Loading barang barang ke Mobil. Ditengah Pembicaraan yang hangat tersebut Om Hus menginformasikan kepada Dhe Agung Haryono bahwa besok Pagi angin Timuran sesuai informasi dari aplikasi Windity, Windfinder, dan BMKG bahwa angin akan bertiup diatas 16 km/jam perkiraan sampai 21km/jam. dengan perkiraan tinggi Gelombang 0,4 m s/d 2 m. pertanda ombak akan lumayan mengguncang nggoncangkan perahu. Tetapi semangat yang membara mengalahkan rasa takut tadi, dilengkapi dengan piranti keamanan yang memadai sesuai Standard Operational Procedure / SOP dari Rucah Mania kalau mengadakan Trip, maka Rombongan pun tetap menyatakan berangkat.

19247678_1455923741131962_4695179986500870467_n

PERJALANAN DARAT

Tepat Jam 23:30 WIB Tim mulai meninggalkan WDSR (istilah rumah om Hengky Liong) menuju ke Jepara. Dengan Driver handalnya “Sebeh” Agus Mijet. Sengaja berangkat diawalkan dari schedule normal, dikarenakan ingin agak santai menikmati perjalanan. Saking Menikmatinya perjalanan ini sampai di daerah Trengguli Driver sampai lupa belok kiri ke arah Jepara. Dan Baru tersadar setelah beberapa puluh meter terlewat. sehingga terpaksa memutar arah lagi. Informasi dari tim redaksi kami dilapangan hal ini bisa terjadi diduga dikarenakan Sebeh terkena efek ‘keracunan’ makan enak Mie Goreng ala cheff Bayu (salah satu member Rucah Mania)

Setelah kurang lebih 2 jam Perjalan Semarang – Jepara, Rombongaan tiba di Jepara dengan selamat, dan langsung menuju ke rumah Tekong (Abdul Azis), untuk sedikit istirahat melonjorkan kaki sambil Minum Kopi dan teh hangat . Ngobrol segala persiapan yang harus dilakukan termasuk merakit rangkaian cadangan sekiranya nanti putus saat fight di tengah laut, biar cepat menggantinya.

 

PERJALANAN KE SPOT

Saat yang ditunggu tunggu pun  tiba, Jam 03:30 WIB setelah loading semua barang (cool Box, Es batu, Umpan, tas dan Joran peserta) akhirnya Perahu pelan tapi pasti mulai meninggalkan Dermaga Pesajen Jepara. 19458079_1831416270505697_1308055173_nTerlihat  sdr Arbi dan Laksono masih segar bugar pertanda mereka sangat menikmati trip ini. Setelah beberapa kali selfie diatas Perahu kemudian mereka diminta istirahat dulu. Karena perjalanan ke spot masih membutuhkan waktu sekitar 2 Jam lebih.  Perahu mengarah ke Timur dari daerah Pesajen Jepara  pertanda akan dibawa ke spot PLTA. Spot dasaran yang memang kalau pas mau makan size ikannya cukup besar besar.

Sekitar Jam 6:00 WIB tibalah di Spot Pertama. dan benar juga sesuai informasi,  Angin Timuran bertiup lumayan kencang dan ombak juga lumayan besar dan juga mengalun. 19427759_1831415750505749_1228924179_nBiasanya kalau kondisi seperti ini teman teman pemancing yang ‘baru’ merasakan laut Jepara pasti akan mabok laut, dan biasanya akan muntah muntah serta lemas. Dan hal ini ternyata juga terjadi kepada sdr Laksono dan Arbi. Bangun Tidur Arbi terkejut melihat tingginya gelombang dan kerasnya tiupan angin Timuran, ditambah tadi sebelum berangkat belum sempat sarapan. Arbi sama sekali tidak sempat memegang Joran, Kepalanya terasa pusing dan perutnya terasa mual sepanjang hari. Alhasil diapun hanya bisa tertidur.

Demikian pula dengan Teman kita satunya, sdr Laksono. Diapun merasakan hal yang sama. 19433817_1831415773839080_1486906185_nmeski tidak separah Arbi, sdr Laksono sempat memegang Joran dan bahkan sempat merasakan sensasi strike Ikan Jenaha dari Jepara, tetapi akhirnya diapun “tengsang”. dan harus mengakui kehebatan gelombang air laut Jepara, sehingga seluruh isi perutnya pun terpaksa  dikeluarkan. Tega tidak tega melihat hal itu, tapi itulah yang terjadi jika teman teman ‘baru belajar’ ngampul dan berhadapan dengan dahsyatnya laut Jepara, Akan tetapi yang pasti hal seperti ini tidak akan menjadikan mereka kapok, bahkan sebaliknya mereka akan kembali lagi mencoba menaklukan laut Jepara dan gelombangnya.

SENSASI STRIKE

Kita Kembali ke Para pemancing senior atau dibilang Tim Kewer kewer Rucah Mania, Meski kedua saudara muda nya mabok laut hal ini tidak menyurutkan tekad para Senior untuk menaklukan Ikan Ikan Jepara. 19449476_1831988723781785_1883139397_o Terbukti Dhe Agung Haryono baru beberapa detik menurunkan umpan metal jignya yang berwarna merah putih, langsung di respon dan mendapatkan sambaran ikan Badong. untitled Berdasarkan pengalaman, Ikan Badong seringnya berkumpul, dan tidak mau menyia nyiakan kesempatan ini, segera teman teman lainnya ikut menurunkan umpan. dan benar saja Sebeh Agus Mijet dan Dhe Hengky Liong pun gak mau kalah, mereka langsung merasakan tarikan Ikan badong ini, Berkali kali beliau juga ikut merasakan sensasi Strike Ikan ini, bahkan tidak hanya ikan Jenaha, Kerapu dan juga Kakap merah khas Jepara ikut berhasil dinaikkan.

Dikarenakan tingginya gelombang membuat jangkar tercabut dan otomatis membuat Perahu bergeser dari Titik Spot, berkali kali gagal jangkar sehingga terpaksa mencoba Pindah Spot.

Dan ternyata di spot lain pun tidak jauh berbeda, jangkar seringkali tercabut sehingga menyebabkan perahu geser. Di Spot Kedua ini kembali Dhe Agung dan Dhe Hengky merasakan sambaran ikan yang cukup besar. Deritan Rel, dan lengkungan Joran menjadi saksi bahwa Ikan yang memakan metal Jig Dhe Agung cukup besar, hingga akhirnya terpaksa harus mengalah ketika tiba tiba tali leader nya putus. Begitu juga dengan dhe Hengky dan juga Sebeh. setelah kali ketiga Ikan besar ini putus praktis tidak ada senggolan ikan lagi,. didugfa Ikan sudah kabur sementara dari spot

Tampak di belakang, tinggi gelombang dan teman teman yang sudah 'tepar'
Tampak di belakang, tinggi gelombang dan teman teman yang sudah ‘tepar’

Ketika melihat saudara nya sudah ‘tepar’ dan juga kondisi laut juga mulai tidak kondusif arus dan angin bertabrakan, dan terlebih lagi umpan yang dibawa berupa Udang ternyata mati dikarenakan terkena air es didalamnya  yang ikut terguncang karena besarnya ombak dan mengenai udang udang tersebut.  akhirnya jam 13:00 WIB diputuskan mendarat, demi kemanan bersama. Dan tepat pukul 16:00 WIB Perahu sudah merapat di Dermaga dengan selamat. Dan seketika itu Juga Arbi dan Laksono kembali bisa ceria seperti sedia kala.  menikmati segelas Teh hangat untuk menghangatkan badan. Setidaknya ini adalah pengalaman berharga bagi mereka berdua memancing di Perairan Laut Jepara.

Inilah Hasil Trip Kewer kewer Part 2

19224936_1514509568612787_7523907978552052366_n19224750_1514509631946114_905477530947045037_n

Tetap Semangat kawan… “Kerjo terus, kapan Mancinge…”

mm

Rucah Mania

Asli wong Semarang :) :)

3 thoughts on “Trip Kewer kewer Part 2

    • mm
      June 24, 2017 at 6:17 am
      Permalink

      Semoga tetap terus diadakan… aja pas poso dhe.. hahahahaha

      Reply
  • July 14, 2017 at 2:13 am
    Permalink

    Nasib seorang kamera men. G di sebut bel……. As……..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login


Username
Create an Account!
Password
Forgot Password? (close)

Register


Username
Email
Password
Confirm Password
Want to Login? (close)

forgot password?


Username or Email
(close)